Ponorogo – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. Seluruh keluarga besar madrasah, yang terdiri dari siswa, guru, dan staf, melaksanakan kegiatan Salat Dhuha berjamaah dilanjutkan dengan Istighosah di halaman madrasah pada hari. (Jum’at, 7/11/2025)

​Kegiatan yang rutin atau berkala diadakan ini bertujuan ganda: untuk menanamkan kedisiplinan beribadah sunnah dan meningkatkan kekuatan spiritual (ruhiyah) siswa, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh civitas akademika dan bangsa.

​Pelaksanaan Salat Dhuha dilakukan dengan penuh khidmat dan kekhusyukan, diimami oleh salah satu guru agama atau tokoh agama yang diundang. Setelah salat sunnah yang diyakini dapat melapangkan rezeki dan diampuni dosa tersebut selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Istighosah (doa bersama memohon pertolongan Allah SWT).

​Dalam sesi Istighosah, doa-doa dipanjatkan bersama untuk berbagai harapan, seperti:

  • ​Kelancaran dan keberkahan dalam proses belajar mengajar di tahun ajaran baru atau semester berjalan.
  • ​Peningkatan prestasi akademik dan non-akademik siswa.
  • ​Kesehatan, keselamatan, dan perlindungan dari segala musibah bagi seluruh warga madrasah.
  • ​Keselamatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kepala MTsN 5 Ponorogo, Nur Hamid, S. Pd. I, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan religius semacam ini adalah fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan berakhlakul karimah.

​”Kegiatan ini adalah ikhtiar batin kita. Kami ingin anak-anak memiliki kebiasaan baik dalam beribadah, karena kekuatan spiritual adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan hidup dan meraih kesuksesan,” ujarnya.

 

​Antusiasme siswa terlihat jelas, di mana mereka mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib dan penuh kesungguhan. Diharapkan, pembiasaan Salat Dhuha dan Istighosah ini dapat menjadi penguat iman serta bekal moral yang senantiasa melekat pada diri siswa MTsN 5 Ponorogo.

​Kegiatan ditutup dengan tausiyah singkat yang berisi motivasi keagamaan dan ajakan untuk terus meningkatkan amal ibadah dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Jum’at Religi MTsN 5 Ponorogo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *