
PONOROGO – MTsN 5 Ponorogo sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi para pengurus organisasi siswa masa bakti terbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan jiwa kepemimpinan, pemahaman organisasi yang matang, serta kedisiplinan tinggi.
Acara ini dilaksanakan di aula MTsN 5 Ponorogo adapun peserta LKS ini adalah para anggota PSIM dan Dewan Penggalang kelas 7,8,9. Kali ini dihadirkan jajaran pemateri yang kompeten di bidangnya guna memberikan wawasan mendalam kepada para peserta.(Jum’at, 30/1/2026)

Dalam LDKS kali ini, kurikulum pelatihan dibagi menjadi tiga pilar utama yang disampaikan oleh para pakar:
Materi
- Jiwa Kepemimpinan: Bapak Mahmud Ali Nur Mustaqim, S.Pd, menekankan bahwa pemimpin bukan sekadar soal jabatan, melainkan tentang pengaruh dan keteladanan. Sebagai alumni IAIN Ponorogo, beliau membawa perspektif kepemimpinan yang berintegritas dan religius sesuai dengan marwah madrasah.
- Manajemen Organisasi: Ibu Sinta Dwi Lestari, S.Pd, memberikan pembekalan mengenai struktur organisasi dan cara kerja tim yang efektif. Beliau menyoroti pentingnya komunikasi dan kolaborasi agar program kerja OSIM dapat berjalan dengan sinergis.
- Landasan Konstitusi (AD/ART): Menutup sesi materi, Bapak Wasis, S.Pd.I dari Kwarcab Ponorogo memaparkan pentingnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pemahaman ini krusial agar siswa memahami payung hukum dan aturan main dalam menjalankan roda organisasi secara formal dan tertib.

Melalui kegiatan ini, pihak MTsN 5 Ponorogo berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki soft skill dalam memimpin rekan-rekannya. LDKS ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang amanah dan inovatif dari bumi Ponorogo.
