Sejumlah sekolah/madrasah di Kota Ponorogo sudah diperbolehkan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sejak awal bulan Oktober 2021. Satu di antaranya MTs Negeri 5 Ponorogo. Mereka memanfaatkan PTM untuk melatih psikologis anak. Pasalnya, sejak adanya pandemi Covid-19, para siswa harus belajar secara daring atau belajar dari rumah.

Kepala MTsN 5 Ponorogo Kota Ponorogo, Moch Haris mengatakan, pihaknya sengaja memberikan materi Motivator untuk siswanya di minggu pertama PTM. “Ini sesuai dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ponorogo. Tujuannya, agar para siswa ini merasa nyaman dan tidak takut di sekolah,” katanya. Ia menjelaskan, dengan mendatangkan seorang motivator Materi diberikan di antaranya tentang pengenalan lingkungan, motivasi, bernyanyi bersama dan lomba. “Ini supaya siswa merasa nyaman di sekolah. Jadi mereka tidak kaget setelah sekian lamanya belajar dari rumah semasa pandemi Covid-19,” jelasnya. Moch Haris merasa bersyukur, Madrasahnya dapat menggelar PTM dan dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala.

Begitu juga protokol kesehatan dapat diterapkan secara baik oleh para siswa yang juga didukung oleh para orang tua. Seperti diwajibkannya antar jemput siswa oleh orangtua. “Alhamdulillah berjalan lancar. Orang tua pada mendukung. Karena memang sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada orangtua siswa melalui guru kelasnya masing-masing,” tuturnya.

MTs Negeri 5 Ponorogo Mulai Adakan PTM Terbatas

Leave a Reply

Your email address will not be published.